Selamat datang di website Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Membangun komunikasi, menjalin silaturahmi, dan berbagi informasi.

PERJALANAN HAJI MELEWATI UJIAN DAN MELEPASKAN IKATAN

Diterjemahkan Oleh; Muhammad Abrar Ali Amran, Lc. MA.

Penerjemah Kemenag Tanah Datar

Syiar haji dilaksanakan dalam skala terbatas disebabkan penyebaran wabah Covid-19 dan kita berdoa Kepada Allah agar wabah ini  berlalu dan segala sesuatu kembali seperti sedia kala.

Menyembelih dianggap sebagai syiar utama haji, karena ia adalah ibadah penting yang harus dilakukan pada hari-hari penuh berkah ini dan mungkin kita melihat dengan lebih dekat pada waktu yang dipenuhi ibrah dan makna ini.

Nabi Ibrahim AS melakukan perjalanan ini dan berkurban dengan anaknya yang dicintai, anak yang ia dapat setelah umurnya melebihi delapan puluh tahun, mungkin bisa dikatakan bahwa perjalanan ini mengandung banyak sisi yang membutuhkan pemikiran dan tadabbur kita.

Pada kenyataannya perjalanan Bapak manusia Ibrahim AS. Dari awalnya merupakan contoh yang diikuti oleh semua manusia, karena kehidupan di hadapan kita terus berlalu, pada jalan yang berberda yang kita lalui, dan beberapa keadaan yang wajib kita memisahkan mana yang baik dan buruk, beberapa harga yang wajib kita bayar dan pengorbanan yang harus kita lakukan.

Selama manusia terhalang dari menjalani jalan tersebut dan dan berdiri disisi kebaikan malawan keburukan dan membayar harga terhadap keimanan mereka, maka sesungguhnya mereka tergantung dalam lingkaran nyaman. Adapun Ibrahim AS yang bisa dianggap umat secara keseluruhan tidak pernah meninggalakan jalan, isyarat, pesan ini di hadapan jalannya.

Ibrahim menghancurkan berhala yang dibuat kaummya dengan tangan mereka kemudian menyembahnya, ia harus berhadapan dengan ayahnya dalam pertempuran, kemudian menantang raja Namrud, dan dihadapkan kepada bahaya dilempar ke dalam api, kemudian melakukan perjalan ke Mesir, dan dari sana ke lembah Makkah dan meninggalkan anakknya Ismail diwaktu kecilnya, dan melakukan perjalanan lainnya sendirian, berjuang pada waktu itu dengan beberapa percobaan, belajar perasaan asing (ghurbah), dan dibukakan didepannya ribuan pintu hikmah. Allah memilih Ibrahim Khalilulllah sebagai contoh tersendiri bagi setiap umat dan bangsa agar percobaan tersebut sampai kepada generasi berikutnya.

Haji dianggap sebagai tempat meniru perjalanan Ibrahim secara sempurna, akan tetapi perjalanan ini tidak hanya berputar sekitar Ibrahim saja, karena ia juga menggabarkan pertemuan pertama antara Adam dan Hawa di bumi, setelah diusir dari surga disebabkan melayang dibelakang tipuan syetan, Adam dan Hawa dianggap wakil keberadaan dan turunnya manusia di bumi, tanpa perjalanan ini manusia tidak akan ada di muka bumi, dan tidaklah percobaan ini akan dimulai, karena kehidupan akan kekal dalam lingkaran perjalan di surga.

Suga mewakili lingkungan yang tanpa batas dari kenikmatan, dimana Adam dan Hawa bisa hidup kekal melakukan apa yang mereka inginkan di sana tanpa tangungjawab apapun, namun keduanya harus melakukan petualangan lain setelah digoda syetan dengan pemikiran kekal yang membawa mereka berdua ke perjalanan tiada (al-nafyu). Haji dianggap perjalan tiada (al-nafyu), jauh dari tanah air dan mengingatkan kita juga kepada musuh manusia yaitu syetan.

Syiar haji dilaksanakan dengan berjama’ah namun dalam waktu yang bersamaan setiap manusia menjalani hidup di alamnya sendiri, ia mengalami percobaan dan perasaan individual selama kejadian ini, syetan akan muncul di setiap fragmen perjalanan itu untuk menggoyang kekuatan hati para jemaah haji, jadi perjalanan ini menuntut beberapa pengorbanan, selama para haji berkorban lebih besar maka naik lah tempatnya ketempat yang lebih tinggi, dan bertampah nilai kemanusiaannya dan berubahlah pandangannya terhadap dunia.

Ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari haji, karena para haji berangkat ke Makkah untuk memahami umat Islam, dan bergabung dengan mereka, dan berdiri di atas kaki kesamaan dengan semua orang, dan satu shaf melawan keburukan. Dan ada juga pelajaranserta ibrah tanah air (wathani)  diambil dari perjalanan itu, yang utama adalah pesan yang berkaitan dengan melepaskan kesukuan dan perpecahan, karena banyak manusia yang alpa terhadap nilai kesamaan dan tawadu’, dan bertindak sombong dan meninggi ketika beramal dalam memisahkan antara jamaah haji dan mendahulukan yang sesuku dari yang lain.

Dibalik semua itu sesungguhnya perjalanan haji terbentang gelombangnya menyentuh seluruh Dunia Islam, semenjak titik diwajibkannya haji  bagi setiap muslim, ia menjadi sebab dari salah satu perjalanan terbesar yang dalakukan manusia dengan alasan Iman. Sejarah mengungkap  manusia menghadapi bahaya dalam perjalanan mereka demi sempurnanya syiar Haji, sehingga mereka bersedia meninggalkan ketenangan di belakang mereka sehari-hari, dan membuka diri untuk setiap kesempatan dan pelajaran yang akan mereka temui dalam perjalanan mereka.

Hari ini dengan segala kemudahan transportasi yang menyenangkan, sulit bagi kita untuk membayangkan hari-hari tersebut, ketika perjalanan adalah menghadapi bermacam bahaya keamanan dan perjalanan. Dan dengan adanya tempat tempat istarahat di satu tempat, jadilah hidup sebagai kelesuan yang dilalui di setiap sudut, dan kekuatan hati (azimah)  kita menjadi kecil tanpa disadari. Sebahagian mereka beranggapan bahwa kemewahan ini menjadikan mereka merdeka, akan tetapi hal tersebut membawa mereka kepada nilai negative, dimana selanjutnya haji yang seharusnya menjadi kewajiban sebagian orang yang mampu menjadi obat duniawi bagi manusia tersebut, dan ia adalah kesempatan yang tidak dinilai dengan harga untuk membuka dunia dan membuat ikatan yang mereka sendiri tidak mengetahuinya.

Adakalanya manusia ditimpa candu terhadap kebiasaan tertentu tanpa mereka sadari, mengekang kebebasannya, dan bagi kita cukup ikutan kita Ibrahim AS yang berhasil melalui rintangan setiap ujian dengan rahmat dari Allah, dan berhasil memecahkan ikatan.

Sumber:

Yasin Aqthaya

https://www.aljazeera.net/opinions/2021/7/20/لة-الحج-اجتياز-الاختبارات-وكسر

 909 total views,  526 views today

Berita Terkini
Pencarian
Peta Lokasi Kemenag Tanah Datar
Temukan Kami di Facebook

Statistik Pengunjung

0 4 8 8 8 4
Users Today : 56
Users Yesterday : 32
Views Today : 132
Views Yesterday : 133
Who's Online : 0
Your IP Address : 3.237.38.244

 


Jadwal Shalat Hari ini



Kategori Tulisan
Arsip Tulisan

 

Ikuti Kami di Twitter
Panel Login
Pencarian
Dokumentasi Kegiatan
Klik Slideshow di bawah untuk
melihat Galeri Foto secara lengkap
Kakamenag ...
Kakanwil m...
Kemenag be...
Penyerahan...
Raker 01
Raker 02
Raker 03
Raker 04
Daftar Website
Daftar Website di Lingkungan Kemenag Tanah Datar
Agenda Kegiatan
Juli 2021
S M T W T F S
27 28 29 30 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Info Keberangkatan Haji
Nomor Porsi
Tanggal Lahir
 Format Tanggal : dd-mm-yyyy
Contoh : 20-12-1958
 
 
* Perkiraan Berangkat dapat digunakan sehari setelah pendaftaran