Selamat datang di website Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Membangun komunikasi, menjalin silaturahmi, dan berbagi informasi.

Aqsha Adalah Urusan Setiap Muslim

Khutbah Jumat

Kaum Muslimin.

Kita sekarang berbicara tentang satu tempat yang menarik perhatian banyak kaum muslimin di penjuru dunia, sebuah tempat yang di sebut Allah dalam AlQuran, tempat yang menjadi perhatian penuh Nabi Muhammad SAW dan para Sahabatnya, Kibat Pertama dan Tanah Haram Ke tiga. Baitul Maqdis, Masjid Aqsha tempat Isranya Nabi Muahammad SAW.

Tempat yang dibangun 40 tahun setelah dibangunnya Kabah. Tidak ada Masjid yang disebut Allah dalam AlQuran selain masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Keduanya dimuliakan Allah dengan peristiwa Isra dan Mi rajnya Nabi Muhammad SAW.

Baitul Maqdis yang menjadi perhatian penuh dari seorang Shalahuddin Alayyubi, sampai sampai ia tidak tidak pernah tersenyum sehingga ketika ditanya kenapa engkau tidak pernah tersenyum, ia menjawab bagaimana aku tersenyum sementeara Aqsha masih tertawan. Baitul Maqdis adalah tempat dimana para nabi berkumpul semua, dan Nabi Muhammad menjadi Imam Nabi yang lain dan tempat dimana Isra dimulai. Dan nabi mengatakan bahwa shalat di sini lebih utama limaratus kali lipat disbanding masjid lain, jadi siapa yang shalat setahun di baitul maqdis sama dengan shalat limaratus tahun.

Nabi Muhammad mengabarkan kepada kita dari Nabi Sulaiman dan Daud Alaihimassalam begitu selesai membangaun Baitul Maqdis  beliau minta tiga hal dari Allah: pertama Hukum yang sama dengan hukum Allah, Kerejaan yang tidak pernah ada bagi siapapun setelah ku dan tidaklah sesorang datang ke Baitul Makdis dengan niat shalat di sana kecuali kembali seperti ia dilahirkan ibunya; maka Nabi mengatakan adapun yang dua pertama sudah dikabulkan dan saya berharap yang ketiga juga. Nabi Muhammad SAW melarang kita untuk melakukan perjalanan yang susah kecuali ke tiga masjid yang salah satunya adalah Masjidl Aqsha.

Rasulullah SAW memberikan kabar gembira kepada para sahabat bahwa Baitul Maqdis akan dibuka, tidak akan terjadi hari kiamat kecuali Allah akan bebaskan tempat suci ini dan semua hati akan terpaut kepadanya. Oleh sebab itu Nabi persiapkan Usamah untuk memimpin pasukan untuk menaklukan Alquds namun Beliau wafat sebelum penaklukan tesebut, kemudian Abu Bakar mempersiapkan pasukan menuju Baitul Maqdis maka korban berjatuhan demikian juga tawanan bertambah namun Beliau juga wafat sebelum cita cita itu tercapai, kemudian Umar bin Khathab memimpin kaum muslimin dan pada tahun lima belas hijriah, Baitul Maqdis ditaklukan ditangan beliau.

Baitul Maqdis adalah tempat Bilal Azan di sana, Abu Ubaidah dan sahabat lain bertangisan… itu semua disebabkan mereka ingat akan kabar gembira yang Rasul sampaikan tentang penaklukan ini, dan mereka ingat bahwa Nabi pernah menjadi imam bersama para Nabi di sini dan dia adalah Kiblat pertama dari dua kiblat kaum muslimin, dan tanah haram ketiga. Tahukan anda berapa syahid yang gugur dalam persitiwa tersebut… dalam peristiwa tersebut telah gugur lebih dari lima belas ribu, lebih lima ribu adalah sahabat Nabi Muhammad SAW. Semua darah tersebut tumpah demi Baitul Maqdis dan demi tempat yang suci tersebut.

Pertanyaan yang mucul adalah apa jawaban kita ketika Umar datang dan bertanya kepada kita kenapa kalian sia siakan, kenapa kalian tinggalkan, kenapa kalian tidak sempat sampai dan shalat di sana, apa yang kalian lakukan untuk membebaskan Baitul Maqdis… apa yang akan menjadi jawaban kita.

Kasus ini bukan hanya milik orang palestina saja, ini bukan tanggung jawab orang Arab saya akan tetapi ini adalah urusan semua kuam muslimin, setiap muslim harus merasakan apa yang terjadi di sana dan mangangkat tangan seraya berdoa kepada Allah agar mampersiapkan bagi Baitul Maqdis orang yang akan membebaskannya dari tangan para pemerkosa.

Demi Allah kita melihat di balik malam yang gelap yang panjang ada faajar yang dekat yang cahanya nya bersinar . Allah SWT berfirman Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka namun Allah menyempurnakan cahayaNya walaupun orang kafir membencinya. (Q,S, Ashaf:8)

Setiap kita harus menanam rasa optimis dalam hati dengan pertolongan Allah dan pertolongan Allah itu dekat seperti hadis Rasul yg diriwayatkan Imam Muslim.

Sesungguhnya peperangan kita dengan Yahudi akhir zaman adalah pertempuran Islam, bukan pertempuran satu kelompok atau satu kaum, karena pohon kayu akan memanggil wahai yahudi, bukan wahai Arab, wahai Orang Palestina dan lainnya.

Ketika kita menginginkan lahirnya Shalahuddin Shalahuddin yang baru tentu kita harus melakukan apa yang dilakukannya sesuai dengan namanya yang berararti memperpaiki agama. Maka kita harus perbaiki Agama dan cara beragama kita yang berarti kita harus memperpaiki akhlak kita, dan memperbeiki cara bermuamalah bersama kita.

Wahai orang orang yang beriman Bersabarlah kamu dan Kuatkanllah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertaqwalah kepada Allah Agar kamu beruntung.

DR. M Jumah Alhalbusy

https://www.alukah.net/sharia/1067/147068/

Diterjemahkan oleh. M. Abrar Ali Amran, Lc.MA

Penerjemah Ahli Muda Kemenag Tanah Datar

 3,518 total views,  2 views today

Berita Terkini
Pencarian
Peta Lokasi Kemenag Tanah Datar
Temukan Kami di Facebook

Statistik Pengunjung

0 5 0 8 2 5
Users Today : 10
Users Yesterday : 24
Views Today : 45
Views Yesterday : 72
Who's Online : 0
Your IP Address : 3.230.144.31

 


Jadwal Shalat Hari ini



Kategori Tulisan
Arsip Tulisan

 

Ikuti Kami di Twitter
Panel Login
Pencarian
Dokumentasi Kegiatan
Klik Slideshow di bawah untuk
melihat Galeri Foto secara lengkap
Kakamenag ...
Kakanwil m...
Kemenag be...
Penyerahan...
Raker 01
Raker 02
Raker 03
Raker 04
Daftar Website
Daftar Website di Lingkungan Kemenag Tanah Datar
Agenda Kegiatan
September 2021
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
Info Keberangkatan Haji
Nomor Porsi
Tanggal Lahir
 Format Tanggal : dd-mm-yyyy
Contoh : 20-12-1958
 
 
* Perkiraan Berangkat dapat digunakan sehari setelah pendaftaran