Jalan M. Yamin Bukit Gombak – Batusangkar, Telp. (0752) 71033

Selamat datang di website Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Membangun komunikasi, menjalin silaturahmi, dan berbagi informasi.

APA SETELAH HAJI?

Hari-hari haji telah berlalu, rombongan Jemaah haji sudah meninggalkan Ummul Qura, mereka Kembali setelah berhaji di Baitullah Al Haram, dan Kembali setelah berhenti di tempat-tempat mulia, maka ucapan selamat untuk mereka pada perjalanan keimanan yang besar ini, selamat bagi mereka terhadap kebaikan yang mereka dapatkan, dan apa yang sudah dihapuskan dari keburukan mereka.

Hendaklah diberi selamat bagi mereka yang telah melaksanakan haji dengan ikhlas, dan mengikuti nabinya, dan terjauh dari sum’ah, riya dan membanggakan diri, dan selamat dari perbuatan fusuq, rafats dan jidal, hedaklah ia membersihkan dirinya dari yang telah berlalu, dan hendaklah mempersiapkan hati untuk yang akan datang, sunguh ia telah menunaikan kewajiban dan menunaikan rukun serta kembali bersih dari dosa dan hapus dari kesalahan, sungguh datang dalam hadis shahih dari Abu Hurairah RA, Sesungguhnya Nabi SAW berkata, “siapa yang berhaji tanpa berbuat rafats dan berbuat fusuq makai ia Kembali seperti hari ia dilahirkan ibunya”, dari Ibnu Umar RA ia berkata: “aku duduk dengan Rasulullah SAW di masjid Mina maka datanglah seorang anshar dan seorang lelaki Bani Tsaqif seraya mengucap salam, kemudian mereka berkata: “wahai Rasulullah kami datang kepadamu untuk bertanya: maka Rasul berkata: Kalau kalian ingin aku kasih tau apa yang akan kalian tanyakan maka aku beri tahu, dan jika kalian ingin aku diam dan kalian bertanya aku lakukan”. Beritahulah kami ya Rasulullah.

Maka Rasul berkata kepada salah seorang diantara mereka: “kamu datang untuk bertanya urusan keluarnya kamu dari rumah menuju Baitullah akan mendapatkan apa, dan tentang shalat dua rakaat tawafmu kamu akan mendapatkan apa, dan tentang kurbanmu kamu mendapatkan apa, dan tentang bercukurnya kamu mendapatkan apa, dan thawafmu di Baitullah serta thawaf ifadhahmu mendapatkan apa,” Maka ia berkata “Demi Zat yang mengutusmu memang itu yang akan aku tanyakan” Rasul berkata: “Engkau keluar dari rumahmu menuju Baitullah Al-Haram tidaklah binatangmu meninggalkan jejak kaki dan mengangkatnya kembali kecuali Allah tuliskan bagimu kebaikan dan Allah angkat darimu kesalahan, Adapun dua rakaat  setelah thawaf setara dengan memerdekakan budak dari Bani Ismail, Adapun sa’i antara Shafa dan Marwa setara dengan memerdekakan tujuhpuluh budak, Adapun wukuf waktu soremu di Arafah sesungguhnya Allah turun ke langit dunia dan membanggakan kalian kepada para Malaikat dengan mengatakan: HambaKu mereka datang dengan wajah kusut dari penjuru yang sangat jauh mengharap rahmatKu, maka walaupun dosa kalian setara dengan jumlah pasir atau tetesan hujan, atau seperti buih di lautan niscaya Aku ampunkan, Aku serahkan kepada hambaKu ampunan dan orang yang kalian syafaati, Adapun melempar jumrah setiap batu yang engkau lemparkan merupkan penyelamatan besar, Adapun kurbanmu disimpan di sisi Tuhanmu, adapun bercukurnya kamu dari setiap helai rambutmu adalah kebaikan untukmu dan menghapuskan keburukan, adapun tawaf di Baitullah setelah itu maka tiada lagi dosa bagi mu, maka datanglah Malaikat dan meletakkan tangannya di antara ketiakmu dan berkata: beramalnya waktu yang akan datang karena sesungguhnya yang telah berlalu telah diampunkan” (HR Barraz dan dihasankan Albani)

Wahai kalian yang telah mengorbankan jiwa dan yang paling berharga, dan telah berkorban dengan kesungguhan dan waktu, dan bersungguh-sungguh sehingga engkau sampai ke Bait al-Atiq, maka engkau bertalbiah, engkau tawaf, engkau sa’I, engkau shalat di belakang Maqam, engkau minum zam-zam, engkau wukuf di Arafah, engakau melontar jumrah, dan engkau terbarkan pelajaran,  engkau berdo’a, mengharap kepada Sang Maha Pemberi, engkau bertaubat dan Kembali, siapakah yang lebih berbahagia dari mu dan lebih beruntung? Siapa yang lebih tenang dan reda darimu? Duhai kebahagian siapa yang menyendiri dengan Allah di kesendiriannya dan mengharap kepadaNya dalam Ibadahnya.

Sungguh engaku telah menyeru Rabb Yang Mulia, dan engkau telah meminta Raja Yang Agung, dan engaku berharap kepada Yang Maha Baik dan Maha Penyayang, tidak ada besar dosa untuk diampuniya, dan tidak ada besar karunia untuk diberikanNya, sungguh engaku telah menyeru Rabb yang apabila engkau medekat sejengkal Ia akan mendekat se hasta, dan jikalau engkau mendekat sehasta Ia akan mendekat sedepa, jika engkau mendatangiNya berjalan Ia akan mendatangimu berlari.

Maka perbaikilah Zann mu terhadap Allah, karena pemberianNya lebih besar dari harapanmu dan kebaikanNya lebih luas dari problemmu, Ia lebih mengetahui kamu dari diri kamu sendiri, Dia Yang Maha Mulia yang apabila memberi akan mengayakan dan apabila mengasihkan akan bersangatan pemberiannya, -Maha Suci Dia Maha Suci Dia- tidakkan ia melihat bagaimana kehidupan para haji selama di Arafah, tunduk, takut, dan Allah berkata kepadanya “, Aku serahkan kepada hambaKu ampunan dan orang yang kalian syafaati” Diriwataykan oleh Muslim dari hadis Aisyah RA ia berkata: Bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada hari yang Allah paling banyak membebaskan seseorang dari neraka melebihi hari Arafah, Ia merendah kemudianmembanggakan kepada para Malaikat, kemudia berkata “Apa yang mereka inginkan”?

Selamat dan kabar kembira untukmu, engkau kembali seperti hari engkau di lahirkan ibumu, maka jadikan hajimu permulaan hidupmu yang baru, dan kesempatan untuk berhubungan dengan Allah secara benar, engkau telah dicukupkan yang lampau dan yang terdahulu, maka mulailah kembali amalmu dan perbaiki yang tertinggal, perlihatkan diri anda yang baik kepada Allah, Jujurlah dalam bertaubat dan ikhlaslah dalam berserah,  dan berazamlahuntuk menjaga ketaatan di umur yang tersisa, dan tinggalkan maksiat selama engkau masih hidup, Demi Allah sesungguhnya ini adalah kesempatan besar untuk membersihkan dirimu dari kotoran, dan engkau dibersihakn dari dosa-dosa, engkau Kembali diringankan dari belenggu dan tali yang memberatimu, Maka bertakwalah kepada Allah dengan sebenarnya dan jagalah dan jagalah apa yang engkau lakukan dan kesalahanmu, sekali-kali jangan engkau hancurkan apa yang sudah engakui kuatkan dan apa yang sudah engaku bangun, syetan walaupun ia tidak sanggup menghalangimu dari melakukan haji namun ia sangat ingin untuk merusak amalmu dan menghilangkan pahalamu, sesungguhnya kembali kepada dosa setelah bertaubat adalah satu hal yang seharusnya engkau menjadi orang yang terjauh darinya, dan berhati-hatilah terhadap itu.

Sungguh engkau meminta dalam haji dari yang kecil sampai yang besar, engkau bersangatan menerapkan sunnah sebelum perkataan dan perbuatan apapun, sungguh jadikanlah itu hutangmu sepanjang umurmu, sungguh engkau telah bersangatan ingin menjauhkan rafats dalam hajimu, pun demikian dengan fusuq dan jidal maka hendaklah demikian di sisa hidupmu! Maka jagalah pendengaran dan penglihatanmu, dan bersihkanlah lidah dan indramu dan hendaklah mejaga waktumu dari hilang tanpa rida Rabbmu.

Ketahuilah bahwa hidup ini singkat, dan umur hanya beberapa hari saja  -layaknya hari-hari haji yang sedikit- Allah SWT berfirman “Mereka melihat hari berbangkit seakan-akan tidak tinggal di dunia melainkan sebentar saja yaitu waktu sore dan waktu duha” QS; Annazi’at; 46 maka bersabarlah dan saling sabar, ikat dan bersegera, bersungguh-sugguh dan berjihad, karena sesungguhnya seorang muslim tidak akan bertambah umurnya kecuali dengan berbuat baik, dan tidak akan reda kepada dirinya mengikutkan ketaatan dengan kemaksiatan, dan tidak merusak taubat dengan lawannya, bagaimana mungkin semetara Allah berfirman: “Janganlah engkau menjadi seperti wanita yang mengungkai tenunannya yang sudah kuat” QS; Annahl; 92, dan Allah berkata kepada NabiNya “sembahlah Tuhannmu sampai datak yaqin (kematian)”

Sufyan bin Abdullah Assaqafiy datang kepada Rasulullah SAW seraya bertanya: “katakan pada ku dalam Islam sebuah perkataan yang tidak akan aku tanyakan kepada saiapapun setelah itu, maka Rasulullah SAW bersabda “Katakanlah Aku beriman kepada Allah kemudian beristiqamahlah”  

Diterjemahkan oleh: Muhammad Abrar Ali Amran

Penerjemah Kemenag Tanah Datar

Sumber : https://www.alukah.net/spotlight/0/120419/ خطبة-ماذا-بعد-الحج          

 7,357 total views,  1 views today

Berita Terkini
Peta Lokasi Kemenag Tanah Datar
Temukan Kami di Facebook

Statistik Pengunjung

0 6 4 8 3 0
Users Today : 15
Users Yesterday : 47
Views Today : 22
Views Yesterday : 111
Who's Online : 1
Your IP Address : 3.236.52.68

 


Jadwal Shalat Hari ini



Kategori Tulisan
Arsip Tulisan

 

Ikuti Kami di Twitter
Panel Login
Pencarian
Dokumentasi Kegiatan
Klik Slideshow di bawah untuk
melihat Galeri Foto secara lengkap
Kakamenag ...
Kakanwil m...
Kemenag be...
Penyerahan...
Raker 01
Raker 02
Raker 03
Raker 04
Agenda Kegiatan
Oktober 2022
S M T W T F S
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
Info Keberangkatan Haji
Nomor Porsi
Tanggal Lahir
 Format Tanggal : dd-mm-yyyy
Contoh : 20-12-1958
 
 
* Perkiraan Berangkat dapat digunakan sehari setelah pendaftaran