Jalan M. Yamin Bukit Gombak – Batusangkar, Telp. (0752) 71033

Selamat datang di website Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Membangun komunikasi, menjalin silaturahmi, dan berbagi informasi.

AL-QUDS DAN MASJID AL-AQSHA

Khutbah Jum’at oleh: DR. Isham bin Hasyim Al-Jafri

Ummat Terhormat dan Kebanggaan, sesungguhanya merupakan tanggung jawab kita terhadap generasi agar tidak melupakan Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha dan keutamaannya dalam umat ini, Masjid Al-Aqsha bukan urusan orang palestina saja akan tetapi urusan umat Islam keseluruhan, Sejarah Masjid Al-Aqsha adalah serjarah para Nabi dari Nabi Adam AS sampai ke Nabi Muhammad SAW yang mi’raj dari tempat penuh berkah tersebut, di setiap shalat kita mengingatnya karena shalat diwajibkan dalam perjalanan mulia tersebut, Masjid Al-Aqsha mewakili sejarah tauhid dimana Islam adalah episode terakhirnya.

Banyaknya nama menunjukkan mulianya yang dinamai,  Baitul Maqdis setidaknya mempunyai dua puluh nama seperi diungkapkan Ibnu Hajar dalam kitab Al-Fath nya, yang pertama tinggal di sana adalah suku Kan’an dari suku Arab dan mereka menamakannya dengan nama suku itu yaitu (Aur-Salim) yang berarti Kota Damai, orang yahudi memakai nama ini namun seperti biasa membelotkan Namanyanya menjadi Orshelem, diantara nama Al-Quds adalah Ilia’ yang merupakan nama kakek kerajaan Rum (Hadrian) nama ini timbul dalam perjanjian yang ditulis Umar bin Khatab RA untuk penduduk Al-Quds, dalam peristiwa Isra’ dan Mi’raj.

Nabi Muhammad SAW menyebutnya dengan nama Bail Al-Maqdis, ia adalah tanah yang penuh berkah sebagaimana Al-Quran menyebutnya lebih dari satu kali diantaranya: “Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambanya di malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang kami berkahi disekelilingnya…” Al-Isra: 1, dan Firman Allah “Kami selamatkan Luth ke Negeri yang kami berkahi disana” Al-Anbiya’, 71, dan beberapa hadis datang mengungkapkan keutamaan Masjidil Aqsha seperti: “Bumi tempat bertebaran dan tempat berkumpul, datangilah dan shalatlah karena shalat disana lebih baik seribu kali dari tempat lain” HR. Ahmad. Dan hadis “Siapa yang memulai Haji dan Umrah dari Masjidil Aqsha diampuni dosanya yang tedahulu…” HR. Abu Daud. Dan Hadis “jangan bersusah-susah untuk melakukan perjalanan kecuali ke tiga Masjid, Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil Alqsha” HR. Ahmad. Ia adalah masjid yang dilipatgandakan pahala bagi siapa yang shalat di sana.

Pertama kali Islam menguasai Al-Quds pada masa Al-Faruq (Umar) RA, penduduknya enggan memberikan kunci kota kecuali kepada Umar bin Khatab langsung, dan Ketika mereka medengar kabar kedatangan beliau mereka medatanginya dengan menunggangi tunggangan mereka dan tidak turun disebabkan kemuliaan Islam telah memenuhi hati mereka yang tergambar dari mereka memuliakannya, mereka menyerahkan kunci kota dan membuat perjanjian terkenal untuk penduduk kota dan Umar masuk seperti orang yang menang, Ketika Umar memsukinya didapati di shakhrah (batu) ada kotoran karena waktu itu yahudi menghinakannya dengan melektakkan kotoran disana maka Umar memerintahkan untuk mengangkatnya maka batu itu terbuka sampai zaman Walid bin Abdul Malik yang membangun Qubbah Ashakhra.

Pertama kali Al-Quds jatuh ke tangan Salibiyun pada tahun 492  H, dimana Pemimpin Fathimiyah menyerahkan kebanggaann negara Al-Quds dan membayar sejumlah uang sebagai ganti dari dibiarkannya ia hidup dan pengawalnya kepada pemimpin salib Raymond, dan tantara salib membantai penduduk Al-Quds dimana di Masjidil Aqsha saja mereka membunuh lebih dari tujuh puluh ribu dan masuk pemimpin mereka dimana mayat dan darah setinggi lututnya, para penjahat ini mengubah masjid dan menjadikan sebagiannya gereja dan Sebagian lagi menjadi untuk kendang kuda mereka dan Gudang senjata, dan Masjid Shakhrah mereka ubah menjadi gereja dan meletekkan di atas qubah salib besar. Lihatlah perbedaan Ketika umat Islam menguasainya dimana ia menjadi hari yang aman,  kemudian Allah memberikan Al-Aqsha ke tangan pemimpin mukmin Shalahuddin Al-Ayubi, dan kembalilah Masjidil Aqsha seperti sedia kala pada hari jumat tanggal 7 rajab  583 H, dan senantiasa di tangan muslim sampai terjadi kekacauan konspirasi dan diserahkan ke Yahudi.

Pada awalnya muslim cerdik dalam konspirasi itu dan terdapat kisah pengorbanan luar biasa pada perang 1967 M yang akhirnya Yahudi menjajah bagian timur Al-Quds dan pemuda Pemuda Israel memasuki Masjidil Aqsha dan menjadikannya tempat menari dan menyanyi serta pesta dan menyerang orang yang shalat, kemudian pembakaran Masjidil Aqsha pada 21 Agustus 1969 dengan berani penduduk Al-Quds memadamkannya namun dihalangi oleh Yahudi, dan berlanjut penggalian untuk penghacuran masjid, itulah yang dipertahankan saudara-saudara kita sekarang di sana.

Muhammad Abrar Ali Amran, Lc. MA. Penerjemah Kemenag

Sumber: http://www.saaid.net/Doat/aljefri/44.htm

 2,123 total views,  1 views today

Berita Terkini
Peta Lokasi Kemenag Tanah Datar
Temukan Kami di Facebook

Statistik Pengunjung

0 6 4 8 2 7
Users Today : 12
Users Yesterday : 47
Views Today : 19
Views Yesterday : 111
Who's Online : 0
Your IP Address : 3.236.52.68

 


Jadwal Shalat Hari ini



Kategori Tulisan
Arsip Tulisan

 

Ikuti Kami di Twitter
Panel Login
Pencarian
Dokumentasi Kegiatan
Klik Slideshow di bawah untuk
melihat Galeri Foto secara lengkap
Kakamenag ...
Kakanwil m...
Kemenag be...
Penyerahan...
Raker 01
Raker 02
Raker 03
Raker 04
Agenda Kegiatan
Oktober 2022
S M T W T F S
25 26 27 28 29 30 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5
Info Keberangkatan Haji
Nomor Porsi
Tanggal Lahir
 Format Tanggal : dd-mm-yyyy
Contoh : 20-12-1958
 
 
* Perkiraan Berangkat dapat digunakan sehari setelah pendaftaran